SKEMA
INTERKONEKSI BUS
OLEH
: HEGA AIFAM S P
1. Saluran Data ( Data Bus )
Lintasan
bagi perpindahan data antar modul. Secara kolektif lintasan ini disebut bus
data. Umumnya jumlah saluran terkait dengan panjang word, misalnya 8, 16,
32 saluran.
Tujuan : agar mentransfer word dalam sekali waktu.
Tujuan : agar mentransfer word dalam sekali waktu.
Jumlah
saluran dalam bus data dikatakan lebar bus, dengan
satuan bit, misal lebar bus 16 bit. (syahruddin,
2014)
2. Saluran
alamat
Saluran alamat (address bus)
digunakan untuk menspesifikasi sumber dan tujuan data pada bus data. Saluran
ini digunakan untuk mengirim alamat word pada memori yang akan diakses CPU.
Juga digunakan untuk saluran alamat perangkat modul komputer saat CPU
mengakses suatu modul. Perlu diketahui, semua peralatan yang terhubung dengan
sistem komputer, agar dapat diakses harus memiliki alamat. Misalnya mengakses
port I/O, maka port I/O harus memiliki alamat hardware-nya. (ramadan, 2014)
3. Saluran
kontrol (Control Bus)
Digunakan
untuk mengontrol bus data, bus alamat dan seluruh modul
yang ada.Karena bus data dan bus alamat digunakan oleh
semua komponen maka diperlukan suatu mekanisme kerja yang dikontrol melalui bus kontrol
ini.
Sinyal
– sinyal kontrol terdiri atas
1. Sinyal
pewaktuan adalah Sinyal pewaktuan menandakan validitas data dan alamat
2. Sinyal–sinyal
perintah adalah Sinyal perintah berfungsi membentuk suatu operasi. (rahimatullah,
2014)
Prinsip
Operasi Bus
1. Meminta
penggunaan bus.
2. Apabila
telah disetujui, modul akan memindahkan data yang diinginkan ke modul yang
dituju.
Hierarki
Multiple Bus
Bila terlalu
banyak modul atau perangkat dihubungkan pada bus maka akan
terjadi penurunan kinerja. (LUTHFI, 2014)
1. Memori ke CPU
CPU melakukan pembacaan data maupun instruksi dari
memori.
2. CPU ke Memori
CPU melakukan penyimpanan atau penulisan data ke
memori.
3. I/O ke CPU
CPU membaca data dari peripheral melalui modul I/O.
4. CPU ke I/O
CPU mengirimkan data ke perangkat peripheral melalui
modul I/O.
5. I/O ke Memori atau dari Memori ke I/O
digunakan pada sistem DMA. (ramadan, 2014)
Sedangkan
bus yang menghubungkan CPU dengan alat-alat input/output dilekatkan
terlebih dahulu melalui suatu alat, antara lain:
a.
I/O port.
Alat-alat input/output
dapat berkomunikasi dengan CPU dengan cara mengirimkan informasi yang akan
dikomunikasikan lewat bus dan diterima di I/O port. I/O port biasanya digunakan
untuk peripheral device yang mempunyai kecepatan tinggi yang membutuhkan
pengiriman blok data yang rendah.
b. DMA
(Direct Memory Access)
merupakan suatu konsep yang akan membuat
komunikasi informasi antara peripheral device dengan main memory akan
lebih efisien, dengan melekatkan bus pada DMA controller yang dihubungkan
dengan peripheral device. Biasanya digunakan untuk peripheral device
yang mempunyai kecepatan tinggi yang membutuhkan pengiriman blok data yang
besar, seperti misalnya hard disk drive. (Puspanda Hatta, 2013)
Bibliography
LUTHFI, M. (2014, januari
1). Ø Pengertian bus. Retrieved agustus 19, 2016, from Akagami No
Luthfi UG: https://mumpuniluthfi.wordpress.com/2014/01/01/42/
Puspanda Hatta, A. T. (2013). Sistem Komputer.
Surakarta: Politeknik Negeri Media Kreatif Jakarta.
rahimatullah, d. (2014, maret 6). Makalah. Retrieved
agustus 19, 2016, from Interkoneksi Bus:
http://disarahimatullah.blogspot.co.id/2014/03/makalah.html
ramadan, w. (2014, november). PENJELASAN TENTANG
STRUKTUR DAN INTERKONEKSI BUS. Retrieved agustus 19, 2016, from All Kinds
of Files in One Blog:
http://wahyu97-blog.blogspot.co.id/2014/11/penjelasan-tentang-struktur-dan.html
syahruddin, D. (2014, januari). Jenis Bus Pada Sistem
Komputer dan Hubungannya Dengan Read dan Write! Retrieved agustus 19,
2016, from blognya Deden Syahruddin:
http://dedensyahruddin.blogspot.co.id/2014/01/jenis-bus-pada-sistem-komputer-dan.html
BIODATA
KU :
NAMA :
HEGA AIFAM SETIYOWATI PUTRI
KELAS :
XI TKJ 1
SEKOLAH : SMK
ISLAM 1 KOTA BLITAR
MOTTO :
TERUS BERUSAHA J


0 komentar:
Posting Komentar